words & pict 2

Kita hidup di masa yang penuh dengan visual dimana setiap momen direkam dan di ‘post’ di social media. Hasilnya, kita melihat kuantitas dari pada kualitas dengan gambaryang semakin kurang dihargai karena penggunaan yang berlebihan. Peribahasa “Satu gambar melambangkan seribu kata” telah bermakna terbalik, karena kata-kata lisan ataupun tertulis telah dikucilkan pada kehidupan yang serba cepat. Kata-kata itu dipotong dan dibatasi di social media, membuat kita semakin berkomunikasi dengan gambar. Walhasil, kata-kata justru memiliki kekuatan baru tersendiri hanya bila digunakan pada konteks yang tepat. Di China, seni bercerita secara lisan sudah kembali menjadi tradisi dan kita mulai melihat perkumpulan dan komunitas yang menekuni ini juga di negara-negara barat juga. Trend menggunakan perkataan juga bisa dilihat dalam penggunaan huruf-huruf pada desain interior dan arsitektur. Kata dan gambar justru bisa terlihat saling bersatu padu.

palete words&pict

Warna palet diatas menggunakan biru nya tinta dan abu-abu nya graphite dengan meng-kontraskan kebanyakan tone yang kita lihat pada smartphone dan filter-filter social media.