Jika Anda menyukai tekstur batu bata berkualitas pada suatu ruangan tetapi Anda merasa bahwa warnanya tidak cocok, cobalah memberinya sedikit sentuhan warna. Berikut adalah cara untuk menciptakan sentuhan akhir yang sempurna:

1) Memulai sesuatu dengan dasar yang bersih adalah hal yang sangat penting. Oleh karena itu bersihkan dengan baik dinding bata Anda menggunakan spons penggosok atau sikat yang kaku dan gunakan penyedot debu untuk membersihkan serpihan kotoran atau debu. Lap ke arah bawah permukaan bata dengan kain lembap dan bersabun, diamkan hingga kering selama 12 jam.

2) Apakah Anda melihat adanya retakan pada bata atau sendi semen? Jika ya, gunakan dempul dan ikuti petunjuk pengeringan yang ada pada kemasan.

3) Kemudian, oleskan cat primer dan lapisan cat dasar yang cocok untuk batu bata dengan rol berukuran bulu sedang sampai panjang (semakin kasar permukaan batu bata, semakin panjang bulu rol yang Anda butuhkan). Gunakan kuas untuk mengoleskan cat primer ke dalam semua sambungan yang tidak dapat dicapai dengan rol. Berikan banyak waktu pada cat primer untuk mengering sebelum Anda mulai mengecat - periksa petunjuk pengeringan jika Anda tidak yakin.

4) Pilih cat akrilik berbahan dasar air yang ditujukan untuk penggunaan interior, dan lakukan pengecatan pada dinding bata Anda seperti yang Anda lakukan pada setiap dinding interior dengan rol yang sama dengan yang Anda gunakan untuk cat primer permukaan. Jika ruangan yang Anda cat terhubung dengan warna dinding atau langit-langit yang berbeda, Anda mungkin perlu mengecat bagian tepi dan sudutnya dengan kuas agar hasil akhirnya terlihat profesional.

5) Dinding dengan bata yang terekspos lebih berpori dari pada dinding plester biasa, oleh karena itu Anda akan memerlukan setidaknya dua lapis pengecatan untuk mendapatkan hasil akhir yang sempurna. Biarkan setiap lapisan mengering sepenuhnya sebelum menerapkan lapisan tambahan - sebaiknya Anda tidak melakukan pengecatan lebih dari empat lapis.